Belajar Fotografi, HDR

Foto HDR, Membuat Dan Mengolah Lebih Lanjut

Contoh Foto HDRMasih dalam tahap belajar melanjutkan postingan sebelumnya tentang HDR: software yang digunakan serta persiapan untuk memotretnya. Sesungguhnya memang sangat ideal bila bisa membuat foto sekali saja dan sudah dapat menangkap keseluruhan rentang dinamis eksposur yang ada.
Bahkan sering kali dengan memanfaatkan eksposur yang ada kita bisa membuat foto-foto indah dan bagus. Tapi sesekali dibutuhkan juga rentang eksposur yang lebih luas, sehingga dapat menangkap detail-detail pada kondisi dengan eksposur yang berbeda jauh. Dalam hal ini, detail pada tempat yang gelap masih terlihat, sedangkan pada tempat yang terang juga tetap ada detailnya.

Foto pertama di atas dibuat dengan bracketing otomatis sebanyak 3 bracket yaitu normal +/- 2EV, terlihat bahwa ada detail-detail yang tidak terekam yakni keadaan dalam rumah dari potongan jendela+pintu yang nampak di atas mobil paling muka, kecuali sebagian daun pintu. Ternyata setelah dilihat pada foto awalnya yang +2EV juga bagian dalam tidak nampak, baru setelah simulasi dengan menaikkan +2EV lagi mulai terlihat detail, dan saat +4EV terlihat detailnya; berarti seharusnya ada foto yang +6EV agar seluruh rentang dinamis dalam foto terekam dengan baik.

Jadi satu hal penting yang harus diingat saat mengambil foto untuk keperluan HDR adalah memastikan semua detail yang diperlukan dalam hasil akhir foto telah terekam dengan baik pada salah satu frame kita. Untuk memudahkan:

  • Cari bagian tergelap dalam frame foto yang akan diambil, misal: seperti digambar atas ruangan dibalik jendela, kadang berupa area dibalik benda lain, atau daerah bayangan. Lakukan spot metering pada area gelap tersebut. Catat eksposurnya, dalam hal ini karena kita gunakan ISO dan diafragma tetap, yang dicatat berapa kecepatan yang pas untuk area tersebut.
  • Cari bagianpaling terang dalam frame foto yang akan diambil, misal: langit, matahari, lampu, asal sinar. Lakukan spot metering pada area terang tersebut. Catat eksposurnya, dalam hal ini kecepatan.
  • Pastikan bracketing otomatis ada dalam range tersebut, bila memungkinkan. Bila tidak bisa, dalam hal kamera seperti yang saya gunakan di atas, hanya bisa 3 frame +/- 2EV, maka lakukan penambahan frame secara manual. Oleh sebab itu kita gunakan tripod.

Contoh HDR Soft HDR Contoh Paintrly

Percobaan selanjutnya berusaha menangkap perbedaan eksposur (antara terang dan gelap) di dalam ruangan dan di luar jendela. Nampak di jendela kiri eksposur terekam dengan baik, sedangkan jendela utama masih terlalu terang (over eksposur). Sedangkan dalam ruangan bayang-bayang pada bagian gelap terekam dengan baik. Foto HDR di atas dibuat manual 6 frame dengan rentang 9EV dalam upaya menangkap perbedaan terang-gelap yang ada.

Oh iya, dalam mencoba mengolah foto HDR saya lebih suka mencoba menghasilkan foto HDR yang natural, bukan yang bertampilan surreal atau painterly. Dari preset-preset dalam Photomatix saya cenderung menggunakan yang natural/soft. Dan saat ini baru mencoba tone mapping belum mencoba fusion (apa itu? silahkan di google dulu ya soalnya saya juga belum paham bedanya. Kalau dilihat di atas lebih natural foto pertama, dibandingkan dengan olahan painterly bukan …. tapi untuk ilustrasi dramatis ya sesekali bagus juga menggunakan olahan painterly.

Maaf kalau banyak istilah-istilah tidak umum, silahkan di google saja artinya.

Standard

4 thoughts on “Foto HDR, Membuat Dan Mengolah Lebih Lanjut

  1. Pingback: Foto HDR: Perhatikan Fitur Pada Kamera | Inilah Aku

  2. Pingback: HDR: Belajar Lagi Kasus Olahan Foto Landscape Savanna Bromo | Inilah Aku

  3. Pingback: Belajar HDR: Perbedaan Proses Dan Metode Olahan Pada Photomatix | Inilah Aku

  4. Pingback: HDR Lagi: Menggunakan HDR Efex Pro Dari Nik Software | Inilah Aku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s