Refleksi Bade

Refleksi Bade

Sebuah Bade merupakan sarana yang digunakan dalam prosesi untuk membawa jenazah dari tempat kediaman almarhum menuju lokasi kremasi dalam tradisi Bali.  Untuk Palebon Agung almarhum Tjokorde Ngurah Wim Sukawati sesuai dengan kedudukannya sebagai putra Raja Ubud, digunakan Bade yang sangat megah, besar dan tinggi, sebuah desain yang hanya digunakan kalangan bangsawan.

Mengingat ukurannya yang sangat luar biasa,  maka jumlah masyarakat yang mengusung Bade dalam prosesi ini sangatlah banyak, juga bergerak dengan kecepatan tinggi karena momentum yang besar, meskipun setiap jarak tertentu perlu beristirahat. Juga melakukan gerakan berputar pada persimpangan (yang memungkinkan).

Pada foto di atas bade sudah berada pada lokasi kremasi dilakukan, tidak digunakan lagi, malahan digunakan oleh para pengunjung, turis dan fotografer untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda. Agak seram juga melihatnya, membayangkan bila konstruksi bambu tersebut tidak dapat menahan beban berat.

Foto ini merupakan salah satu foto yang saya sertakan dalam Garuda Indonesia Photo Contest – World Series 2013. Salah satu kompetisi terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 18.000 peserta dan lebih 60.000 foto yang disertakan.

Belajar Fotografi, Black & White

Refleksi Sebuah Bade

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s