Air Mancur

Long exposure adalah kegiatan memotret dengan bukaan shutter dalam waktu yang lama, umumnya bisa sampai bermenit-menit bahkan ada yang sampai ber jam-jam. Maksud saya adalah untuk merekam kolam dan air mancur di Bundaran HI, dan terutama memotret Patung Selamat Datang dengan latar belakang awan yang dramatis untuk foto hitam-putih.

Sayangnya keduanya kurang sukses karena beberapa hal:

  • Air mancur yang dinyalakan ternyata hanya bagian kecilnya saja, sehingga kurang bergelora nampaknya.
  • Pada saat sampai di lokasi, awan tidak nampak sehingga LE kurang bermanfaat untuk foto Patung.

Hal-hal yang sudah dipersiapkan untuk melaksanakan LE (juga bisa lihat sebelumnya Jakarta Sepi HDR):

  1. Kamera dan Tripod
  2. Remote shutter realease.
  3. Filter ND 10 stop.

Ternyata setelah dihitung exposure yang ada, dengan 10 stop hanya bisa didapat antara 20-30 detik saja, rupanya masih kurang beberapa stop lagi untuk melakukan LE. Tetapi ya daripada tidak ada yang dieksekusi, foto di atas merupakan salah satu contoh saja, diambil pada ISO 50, f/22, 30 detik.

Setidaknya orang seputar bundaran tidak terekam, meskipun akibatnya bendera yang berkibarpun menjadi kabur juga.  Pancuran air sudah nampak putih seperti kabut, namun permukaan air masih belum berkabut karena jangka waktu masih pendek dan riaknya juga kurang banyak.

Coba lagi ….. Lain waktu …

Belajar Fotografi, Black & White, Street Photography

Jakarta Sepi: Belum Sukses Dengan Long Exposure

Image

One thought on “Jakarta Sepi: Belum Sukses Dengan Long Exposure

  1. Pingback: Jakarta Sepi: Slow Exposure Lagi | Inilah Aku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s