Merapi Singgalang HDR - Iksa Menajang

Mount Merapi, on the left side

The shape of the mountain shows that

Once it was huge

And has exploded many times

And the fact is it is still an active volcano until now.

Mount Singgalang, on the right side

The cone shape is perfect

And it is not an active volcano anymore.

This mountains results in fertile land

Where you can grow many things.

[Bukittinggi Adventures 2013]

The photo itself is an HDR from 9 frames, shot using a tripod, bracketed using camera self-timer.

Base frame exposure is ISO100, f/11, 1/250 @14mm.

Teknis Fotografi

Foto dibuat HDR dari 9 frame dengan exposure dasar ISO 100, f/11, 1/250 @14mm (+/- 4 x @1stop).

  1. Kamera menggunakan tripod
  2. Bracketing diatur auto bracket 9 exposure dari normal, under, dan over.
  3. Pemotretan menggunakan selftimer 10 detik dan 9 frame selisih 0.5 detik.
  4. Fokus menggunakan live view, dengan titik fokus yang dikehendaki.
  5. Exposure berdasarkan metering pada kamera.

Photomatix Pro digunakan untuk mengolah foto jadi HDR, selanjutnya penyelesaian pada Photoshop dan Lightroom.

Masalah yang dihadapi disini adalah pada awan putih yang berlapis-lapis, ternyata tidak mudah untuk mendapatkan hasil awan yang teksturnya nampak baik namun warna tetap putih dan langit masih tetap biru. Beberapa pilihan yang biasa digunakan tidak dapat menghasilkan awan dengan tekstur baik dan putih, kebanyakan cenderung menghitamkan awan dan langit. Pilihan terbaik ada pada proses Exposure Fusion atau Contrast Optimizer dengan perlakuan ekstra hati-hati.

Silahkan baca lebih lanjut mengenai HDR pada halaman ini dan pada hasil pencarian HDR di blog ini.

HDR, Landscape

Mount Merapi And Mount Singgalang Viewed From Bukittinggi

HDR Gunung Merapi dan Gunung Singgalang dilihat dari Bukittinggi.
Foto dibuat HDR dari 9 frame dengan exposure dasar ISO 100, f/11, 1/250 @14mm (+/- 4 x @1stop).

Image

8 thoughts on “Mount Merapi And Mount Singgalang Viewed From Bukittinggi

  1. Tina Latief says:

    Ini yg betulan fotografer.. rumusnya mantap, jepretannya top…
    Tapi setelahnya ngga diedit lg ya mas?

    • Wah terima kasih pujiannya, Tina.
      Sebuah foto HDR pasti harus di olah, tetapi perjuangannya adalah untuk mendapatkan hasil yang tampak alami, itu bagian tersulitnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s