Foto 101

Dasarnya fotografi, kelas Foto 101 … Silahkan klik di judul topik untuk detailnya

 Memotret – Proses Menggubah Cerita

Sampai disini kita sudah memahami bahwa memotret adalah cara kita menyampaikan pandangan, dari perspektif kita, akan suatu kejadian, keadaan, baik sendiri ataupun berangkaian. Untuk dapat menyampaikan dengan baik dan benar, kita harus dapat merangkai kisah dengan tokoh yang jelas, peran pembantu, dan pelengkap yang diperlukan.  Semua ada tempat masing-masing.

Memotret – Mari Bercerita

Sebagai misal, bila kita ingin berkisah tentang matahari. Maka akan kurang menarik bila foto-foto kita melulu hanya berisikan matahari sejak terbit sampai terbenam, semua dalam satu bingkai. Mungkin ada kisah sejak matahari mau keluar, saat terbit matahari, siang hari yang panas, atau hilangnya matahari di balik awan, sampai dengan terbenamnya matahari.

Tentu saja kita perlu tegaskan pula dimanakah terjadinya hal tersebut, apakah gunung, dataran rendah, pantai, dalam kota dll.  Juga jangan lupa pelengkapnya, misalnya panorama, pepohonan, atau misalnya bayang-bayang untuk menegaskan adanya matahari. Jangan lupakan apa jadinya tanpa matahari … nah banyak sekali kan yang bisa kita kisahkan berkaitan dengan matahari, dengan berbagai objek yang menjadi perhatian pada frame cerita yang berbeda-beda.

Memotret – Semangat/Passion

As a photographer and street food enthusiast, I realize that it is important to capture the passion of food street peddlars that is a very essential thing for them to survive. As we know living in the street is not easy, and is more difficult if you are selling food. By capturing their passion I wish to be able to share their passion to more and more people, getting a bigger audience, hopefully it could bring benefit to them.

Memotret – Cahaya Si Pembawa Cerita

Setelah memahami membuat konsep cerita melalui karya foto kita, mari kita lihat sarana utamanya yang tak lain tak bukan adalah Sang Cahaya. Tanpa adanya cahaya jelas tidak ada yang akan bisa kita lihat, oleh sebab itu memang dalam fotografi kita berupaya untuk bisa bercerita dengan menangkap cahaya kedalam media rekam – mewakili apa yang seharusnya tampak oleh mata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s