Concrete in Rawa Pening

Some people may look tough and strong,

Seems like full of purpose in them.

But when we look careful and thoroughly,

The strength has no meaning to society,

It is just another useless thing.

[Ambarawa 2013]

Landscape

Concrete But Not Useful

Image
Uncategorized

Creative Commons On This Blog

Creative Commons

I don’t make a living of the photos shared in this blog, and felt that placing a All Reserved Copyright notification is not appropriate.  Some of you that choose to explore this blog will find that in the main widget used there is a sign of Creative Commons licensing like the picture below.

CC BY ND NC

It is a sign telling all that : (view in full here)

You are free to:

  • Share — copy and redistribute the material in any medium or format
  • The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.

Under the following terms:

  • No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.

Notices:

  • You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
  • No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.

This is the link to the Legal Code ...

Read this if you want to know more about The Creative Commons

So please use any photos of mine here on your blog, or other mediums, as long as you give proper credits to me, but please do not use it for commercial purpose it or make any derivatives of it for distribution. Some of the older photos are print ready actually. Most of the new ones are watermark free.

Standard
Fotografi, Uncategorized

Display Calibration Using Spyder 4 Elite

All this time I am only using the notebook monitor as it is, meaning that calibration only using the facility provided by the operating system to calibrate the monitor for best use. All could be found in the Control Panel, in the Display or Color Management icons. But for photographs actually it is not sufficient to get the intended actual color, either for printing or for web display. So all of the viewer here have to forgive my posts prior to this if the color of the photos is not correct or not as intended. Either it is the detail, saturation, color and others that relate to it.

Spyder4Elite - Iksa Menajang

Last Sunday I had access to the Spyder 4 Elite display calibration unit and used it to calibrate my notebook’s display. The process is very easy, just install the software provided and follow the step by step instructions from the software. Than the notebook display is fully calibrated and analysed. Since my notebook is not the high end type which is fully adjustable, at least it is still able to be calibrated. Well for those who uses Apple products such as iMac, Mac Book etc, might not have the same problem as Windows based PC’s in color management so the urgency to calibrate is not so much.

Calibrating - Iksa Menajang

The result is striking, at least from the photos in the web from professional photographers which is really looking different now. I hope that my photo processing now will get the actual intended colors, not as previously. Fortunately it is not missing by very much, so most of it are still acceptable.

Here is a preview of the calibration process and tools:

Kalibrasi Monitor

Untuk kebutuhan fotografi kita menginginkan hasil dengan warna yang sesuai dengan saat kita memotret, terutama saat berinteraksi dengan manusia misalnya untuk pembuatan portrait, ataupun liputan event-event. Juga saat memotret produk secara komersial, reproduksi warna yang akurat merupakan syarat utama. Dalam hal ini dibutuhkan sarana kerja yang terkalibrasi dengan baik supaya menghasilkan warna yang akurat dan stabil. Salah satu alat yang perlu untuk dikalibrasi adalah display monitor komputer kita.

Menggunakan Spyder 4 Elite proses kalibrasi sangat mudah, tinggal mengikuti saja langkah-langkah panduan pada piranti lunak yang disertakan.

Untuk detail silahkan klik Data Color Spyder 4 Elite

Standard

Shima - Iksa Menajang

A couple in love

The world is their own

Two becomes one

In a sweet union

Of mind

Of soul

Of body.

Parents stay away

Giving their blessing.

[Shima, Pernikahan 2014]

Others in BW processed with Nik Silver Efex Pro:

Black & White, Stage / Panggung / Performance

Witnessing Love Birds

Image

Shima - Iksa Menajang

As we all know

Give them our love

So they will learn about love.

Give them our knowledge

So they will built a better world.

Let them participate

So they will be responsible.

We have done our share

Our children taking care now

And their children will be when the time comes.

[Shima, Padepokan 2014]

* Posted after a week break to take care of a sweet baby grand daughter at the house.

Others to see:

Stage / Panggung / Performance

Children Are The Future

Image

Shima - Iksa Menajang

Wandering King

Looking for fulfilness

Up the hills

Down the streams

Wandering the plains

And high in the clouds

Amongst the wind

He may find the answer.

[Shima – Kelana Raja 2014]

Shima - Iksa Menajang

* Opening dance for the performance of Return Of Queen Shima

** Processed to B/W in Silver Efex Pro and vintage color in Analog Efex Pro; both from Nik Software.

See also:

Black & White, Stage / Panggung / Performance

The Wind Warriors

Image
Review

Pengalaman Menggunakan Kamera Nikon D90

Ngobaran Beach - Iksa Menajang

Awal produksi kamera ini tahun 2008, dan muncul sebagai DSLR pertama yang memiliki kemampuan rekam video (meskipun tidak canggih disisi ini, tetapi tetap memulai trend baru dalam DSLR). Mengenai kehandalannya silahkan simak dari berbagai review dalam link ini.

Saya mulai menggunakan kamera ini saat harganya mulai turun menjadi sekitar 9 juta pada akhir tahun 2009, sebelumnya dikisaran 11 juta rupiah body only (bandingkan dengan Nikon D300 yang masih sekitar 15 jutaan saat itu dan Nikon D700 masih diatas 20 jutaan). Saat ini untuk barunya sekitar 8 jutaan, naik dari level 6.5 jutaan saat dollar belum melonjak. Kenapa ceritanya panjang lebar, ini sekedar menggambarkan bahwa meskipun sudah beredar sejak 6 tahun lalu namun kamera ini masih tetap laris di pasar baik baru maupun bekas.

Kunci - Iksa Menajang

Nah beberapa hal berikut ini yang membuat saya menggunakan kamera Nikon D90 dan tetap menggunakan sampai periode waktu yang lama meskipun keluar banyak seri kamera lain.

# Bisa gunakan lensa AF-D

Ya, ini seri amatiran pertama DSLR Nikon yang bisa gunakan lensa-lensa auto fokus lama, yakni seri AF-D, yang relatif murah dibanding AF-S. Performa lensa-lensa ini juga bantak yang sudah teruji bertahun-tahun, juga banyak di pasar lensa bekas juga. Selain itu juga metering masih jalan untuk seri lensa yang lebih tua lagi, yaitu seri AI dan AIs. Saya bahkan bisa menggunakan lensa auto fokus Tamron 28-300 yang dibeli sejak jaman menggunakan SLR Nikon seri F.

Saat dibeli fitur ini hanya ada pada kamera profesional, sekelas Nikon D300, D700 ke atas. Eh iya ini juga masih tetap sampai sekarang lho, hanya kamera profesional dan semi-profesional saja yang bisa. Untuk seri pemula Nikon D3x00 dan D5x00 wajib pakai lensa AF-S karena tidak ada motor penggerak lensa di body.

Pintu

# Teknologi masih relevan

Meskipun dari sisi Megapixel relatif rendah dibanding DSLR ataupun mirrorless saat ini, namun berbagai kemampuan fotografi yang ada masih tetap relevan untuk saat ini. Sensor dan autofokus tidak menghalangi proses kreatifitas sehari-hari.

Juga dengan adanya live view, sudah sangat membantu meski akibatnya boros baterai. Ini fitur penentu juga saat akan membeli waktu itu. [Saat ini sih live view sudah fitur wajib pada kamera, apalagi pada mirrorless yang Viewfinder malahan optional.]

Bapak yang pede tapi ramah (D90+17-50/2.8 @iso200, f2.8, 1/250)

Bapak yang pede tapi ramah (D90+17-50/2.8 @iso200, f2.8, 1/250)

# Fisik tahan banting

Body kamera sebagian menggunakan magnesium alloy, menjadikan Nikon D90 berbody semi-pro. Kalau pro konon full body menggunakan magnesium alloy. Memang tidak di klaim weather sealed seperti body pro. Tapi pengalaman pribadi kalau cuma hujan kecil tidak masalah. Ke pantai, hutan dan jalan-jalan naik motor aman saja.

Juga seorang travel journalist tulen bahkan membawa Nikon D90 bertualang keliling Afganistan yang penuh debu sampai ke puncak es segala, tidak menemui masalah tuh.

segelas air es siap diminum ... segarnya

segelas air es siap diminum … segarnya

# Harga relatif murah

Nah untuk level pemula yang tidak mementingkan video terlalu bagus, masih konsentrasi penuh pada memotret, dari sisi harga rasanya Nikon D90 adalah DSLR yang sangat memadai. Memang dibanding seri yang lebih baru seperti Nikon D7000/7100 kalah fitur, tetapi harganya juga berbeda lumayan.

Kalau mau lebih murah bisa cari yang bekas tapi masih baik. Dipasangkan dengan lensa AF-D 50mm/1.8 sangat ideal.

Kamera ini sangat saya anjurkan untuk pemula yang mau menggunakan DSLR Nikon. Tentu saja bisa untuk penggunaan profesional dalam liputan-liputan.

Search Nikon D90 di blog ini

Foto pohon di halaman Istana Bogor saat Bogor Photo Walk. (D90 + 17-50mm/2.8+variND filter VC @iso200,f11,1/10)

Foto pohon di halaman Istana Bogor saat Bogor Photo Walk. (D90 + 17-50mm/2.8+variND filter VC @iso200,f11,1/10)

Lihat juga:

Standard