Forgive

Forgiveness granted to all,

Forgiving relieves your heart,

More than others.

So, forgive and have a new start …

[Bromo, 2013]

Landscape, Post Processing

A Time To Forgive

Image
Straight From Raw File

Straight From Raw File

As a Lightroom user I get a lot of tutorial from Matt Klowskowski, and subscribing to his blog brings a lot of information such as the reminder yesterday that today is the last day to get free OnOne’s Perfect Effects 8 as posted here.

Well this is just a simple photo processed in Lightroom edited using the plugin Perfect Effects’ preset. Just looking through the presets with the most suitable subtle change, not the extreme ones.

Original picture above, edited one below (and featured).

Shot with a Nikon 1 V1 using 30-110mm kit lens. ISO 1600, 1/60, f/5.6 @110mm.

Flower - Iksa Menajang

See also:

Post Processing

A Simple Flower: Testing The Free Perfect Effects 8 Plugin

Belajar menggunakan preset dari plugin Perfect Effects 8 pada Lightroom.
Nikon 1 V1, ISO 1600, 1/60, f/5.6, @110mm (30-110mm kit lens)

Image
Belajar Fotografi, Post Processing

Photoshop Content Aware Fill: The Honda Revo FI Photo

Honda Revo FI - Iksa Menajang

Photoshop have a powerful editing tool using Content Aware Fill. It is used to fill blank areas, in this case it will look for similarities in the blank area to the surrounding photo, and next it will try to fill by clone stamping and generating matching pictures. This is a trial and error functionality, so in simple things as filling clouds it is easy to create, but other things might not be so easy.

As with the picture above for my practice, the original is the second picture below and I think it is not the correct angle. So I just correct the angle with Lightroom’s Lens Correction, through some rotation and horizontal slider adjustment. And to maintain the size, I did not allow it to crop. So the result is as above, the 4 sides has blank images.

Next step I open the photo in Photoshop and one by one start selecting the blank sides, and to the selection added the Fill – Content Aware. Photoshop does the rest. For the top left (sky), bottom left (grass), bottom right (grass); the fill was easy and done in one time. But Photoshop seems a bit unsure of how to clone the trees in a nice way. So I have to create more mess to hide that part which is not properly done, anyway it wouldn’t be easily looked unless people are really looking at it.

This function in Photoshop helps a lot if you are making photos with ultra wide lens that needs to be adjusted, such as buildings and structures. This is also useful in stitching panoramic photos.

The full photos can be seen here Honda Revo FI.

Penggunaan Content Aware Fill

Bila karena proses edit kita menghasilkan bagian-bagian foto yang kosong, bisa digunakan Content Aware Fill untuk membantu mengisi bagian tersebut dengan mempelajari foto kita dan menduplikasikan area tersebut dengan sesuatu yang sesuai. Untuk hal-hal umum dan sederhana seperti awan nampaknya fungsi ini bekerja dengan baik. Kalau di foto yang saya kerjakan, rumput juga diisi dengan mudah.

Langkahnya sederhana saja. Kita lakukan seleksi pada sisi yang kosong, untuk bagian yang ada gambarnya kita cukup masuk beberapa pixel saja. Selanjutnya perintahkan Fill – Content Aware, tunggu sebentar dan terisilah bagian tersebut. Bila belum memuaskan kita ulang lagi, dan bila belum berhasil juga maka bisa kita lakukan sedikit-sedikit tidak usah sekaligus pada seluruh bagian.

Sederhana saja bukan.

Original Photo

Original Photo

See also:

Honda Revo FI - Iksa Menajang

Standard
Foto 3 - Final

Foto 3 – Final

Bukittinggi

The city up the hills

In fact the city has a lot of hills

At one of the hills is

Where the mayor’s office resides

A place with beatiful scenery

Where you sit down and imagine good things

Then you have all the energy to work

I hope this brings the best

For the people of Bukittinggi

[Bukittinggi Adventures 2013]

.

Teknis Fotografi

Foto dibuat HDR dari 9 frame dengan exposure dasar ISO 100, f/11, 1/350 @14mm (+/- 4 x @1stop).

  1. Kamera menggunakan tripod, pengaturan agak rendah agar bagian bawah gedung tersamar oleh papan kantor walikota.
  2. Bracketing diatur auto bracket 9 exposure dari normal, under, dan over.
  3. Pemotretan menggunakan selftimer 10 detik dan 9 frame selisih 0.5 detik.
  4. Fokus menggunakan live view, dengan titik fokus yang dikehendaki ada pada bagian papan nama. Dengan diafragma pada f/11 maka cukup untuk mendapatkan bidang tajam yang luas.
  5. Exposure berdasarkan metering pada kamera.

Beberapa kendala yang dihadapi dalam pengolahan: adanya matahari dalam frame dan kesulitan pada bidang langit dan awan.

Untuk eksperimen mendapatkan warna yang lebih natural maka foto diolah sebagai berikut:

  • Foto 1, diolah dari 9 frame menggunakan Photomatix Pro. Proses yang digunakan adalah Contrast Optimizer Tone mapping dengan strength dan tone maksimum, sedangkan white, black dan midtone clipping di atur cukup rendah.
Foto 1 - HDR

Foto 1 – HDR

  • Foto 2, dari hasil olahan HDR diolah kembali dengan Silver Efex Pro, untuk mendapatkan file HDR hitam putih.
Foto 2 - Black & White

Foto 2 – Black & White

  • Foto 3, pada Photoshop dibuat dua layer, masing-masing dari Foto 1 (HDR awal, berwarna) dan Foto 2 (BW dari HDR), layer ke dua sebagai overlay dan dengan 50% opacity. Sebetulnya perubahan yang diperoleh hanya sedikit tetapi lebih menyenangkan dilihat.
  • Silahkan membandingkan ketiganya.

Silahkan baca lebih lanjut mengenai HDR  pada halaman ini, pada hasil pencarian HDR di blog ini.

HDR, Post Processing

The Office Of Bukittinggi’s Mayor

HDR photo is created from 9 frames with a base exposure of ISO 100, f/11, 1/350 @ 14mm.
Final image created with Photomatix Pro, Silver Efex Pro and using Photoshop.

Image

Jakarta HDR Nightscape - Iksa Menajang

Yes ..

2013 is going away

We celebrate

All the things we get

In the year to pass

Good, bad, big, small

Everything is a blessing

Give thanks

2014 is coming

We are full of hope

To encounter

Whatever it may bring

And work hard to get

What we aim in life

Still life has many surprises

So be prepared

There are always up and downs

How we perceive the happening is more important

So have a great 2014 all

[Jakarta Nights 2013]

Note:

The photo is a 9 frame HDR made with a base of ISO100, f/6.7, 1″ @14mm – (+/- @ 4×1 stop).

Taken on a tripod, with selftimer for bracketing.

Post processing into HDR with Photomatix Pro’s Contrast Optimizer Tone Mapping. Then made vintage by using NIK’s Analog Efex Pro plugin.

HDR, Post Processing

Soon There Will Be A New Set Of 365 Days

Photo dibuat HDR dari 9 frame dengan base ISO100, f/6.7, 1″ @14mm.
Menggunakan tripod dan selftimer untuk bracketing.
Post processing menjadi HDR dengan Contrast Optimizer Tone Mapping pada Photomatix Pro; selanjutnya diolah vintage dengan plugin Analog Efex Pro dari NIK.

Image

Fun Photos

This is just a fun shot of Mei Hwa.

Taken at ISO 400, f/2.8, 1/30 @70mm – with off shoe flash.

Processed with Photoshop CC and NIK Color Efex Pro according to style of Calvin Hollywood as his instructional videos.

The light bokeh at the background is original from the shot.

Belajar Fotografi, Portrait, Post Processing

Mei Hwa – A Portrait

Image

Sawarna LP BW

Saat bulan purnama bukan lah waktunya memotret bintang, namun demikian tetaplah kita dapat berbuat sesuatu pada malam gelap di tepi pantai. Kali ini digunakan untuk belajar light painting, ya membuat potret dengan cahaya tambahan bukan berupa flash tapi dengan menerangi satu persatu bagian foto menggunakan sumber cahaya berupa senter… Kali ini saya tampilkan hasilnya dulu.  Besok akan diberikan detail pengerjaannya … Continue reading

Belajar Fotografi, Light Painting, Post Processing

Bermain Cahaya Di Sawarna Kala Bulan Purnama – Belajar Light Painting

Image