Orchid - Iksa Menajang

Beauty could be amplified

With a nice surrounding

… A simple foreground

… A subtle background

Things that do not compete

With the message conveyed.

Some times it is

Decided to remove

All distractions

By focusing on the beauty only.

… Let the darkness surround

Then the beauty wil be amplified.

[Jakarta 2014]

*** Learning to dodge & burn using Lightroom’s Adjustment Brush Tool.

See also:

 

Flowers, Macro / Close-Up

Darkness Surrounding

Image

Leaf - Iksa Menajang

People has chosen

Votes has been cast

And by end of day

We can see

… Who is chosen to represent

… What party is winning

… New faces at the peoples representatives.

A time such as now

Always bring hope

For the people.

Such as the hope

We see on each new

Leaf of a plant.

[Jakarta 2014]

Others to see:

 

 

Macro / Close-Up

Hope After Election

Image

Warm Lamp - Iksa Menajang

Shadows

Are the main thing

That creates dimension

And accentuates texture.

It is the building block of a mood

Represented in

Pictures

And actually in life ….

[Jakarta – Potato Head – 2013]

* Another standard shoot with Nikon1 V1 with kit lens.

See also:

 

 

 

Snapshot

Warm Lamp And Shadows

Image

Macaca Monkey - Iksa Menajang

By the evolution theory

They are genetically not so far

From us, humans.

And the ones in wild forests

Or remote areas

Are really different

Than the ones that have been

Learning about us, humans.

They learnt of our food

And behaviours,

Bad behaviours like

Violence

Agressive

Greed

[Bukittinggi 2013]

See also:

 

 

Nature

Portrait Of A Monkey

Image

Pindang Indramayu - Iksa Menajang

In the shore areas

Fish are abundant

And it is everyones diet.

Still there are many of them

Wasted if not used.

Expensive and difficult transportation

So they are not able to be eaten fresh elsewhere.

Preservation the only way,

Fermentation and brining is one of the preservation method.

Pindang we call it ..

Interestingly it is kept in enamel pan,

Something rarely seen in the city I live.

Tradition values the people.

[Indramayu 2014]

Others of interest:

Food Photography, Street Photography

Fermented Fish In Enamel Pan

Image
Fotografi, Uncategorized

Display Calibration Using Spyder 4 Elite

All this time I am only using the notebook monitor as it is, meaning that calibration only using the facility provided by the operating system to calibrate the monitor for best use. All could be found in the Control Panel, in the Display or Color Management icons. But for photographs actually it is not sufficient to get the intended actual color, either for printing or for web display. So all of the viewer here have to forgive my posts prior to this if the color of the photos is not correct or not as intended. Either it is the detail, saturation, color and others that relate to it.

Spyder4Elite - Iksa Menajang

Last Sunday I had access to the Spyder 4 Elite display calibration unit and used it to calibrate my notebook’s display. The process is very easy, just install the software provided and follow the step by step instructions from the software. Than the notebook display is fully calibrated and analysed. Since my notebook is not the high end type which is fully adjustable, at least it is still able to be calibrated. Well for those who uses Apple products such as iMac, Mac Book etc, might not have the same problem as Windows based PC’s in color management so the urgency to calibrate is not so much.

Calibrating - Iksa Menajang

The result is striking, at least from the photos in the web from professional photographers which is really looking different now. I hope that my photo processing now will get the actual intended colors, not as previously. Fortunately it is not missing by very much, so most of it are still acceptable.

Here is a preview of the calibration process and tools:

Kalibrasi Monitor

Untuk kebutuhan fotografi kita menginginkan hasil dengan warna yang sesuai dengan saat kita memotret, terutama saat berinteraksi dengan manusia misalnya untuk pembuatan portrait, ataupun liputan event-event. Juga saat memotret produk secara komersial, reproduksi warna yang akurat merupakan syarat utama. Dalam hal ini dibutuhkan sarana kerja yang terkalibrasi dengan baik supaya menghasilkan warna yang akurat dan stabil. Salah satu alat yang perlu untuk dikalibrasi adalah display monitor komputer kita.

Menggunakan Spyder 4 Elite proses kalibrasi sangat mudah, tinggal mengikuti saja langkah-langkah panduan pada piranti lunak yang disertakan.

Untuk detail silahkan klik Data Color Spyder 4 Elite

Standard
Review

Pengalaman Menggunakan Kamera Nikon D90

Ngobaran Beach - Iksa Menajang

Awal produksi kamera ini tahun 2008, dan muncul sebagai DSLR pertama yang memiliki kemampuan rekam video (meskipun tidak canggih disisi ini, tetapi tetap memulai trend baru dalam DSLR). Mengenai kehandalannya silahkan simak dari berbagai review dalam link ini.

Saya mulai menggunakan kamera ini saat harganya mulai turun menjadi sekitar 9 juta pada akhir tahun 2009, sebelumnya dikisaran 11 juta rupiah body only (bandingkan dengan Nikon D300 yang masih sekitar 15 jutaan saat itu dan Nikon D700 masih diatas 20 jutaan). Saat ini untuk barunya sekitar 8 jutaan, naik dari level 6.5 jutaan saat dollar belum melonjak. Kenapa ceritanya panjang lebar, ini sekedar menggambarkan bahwa meskipun sudah beredar sejak 6 tahun lalu namun kamera ini masih tetap laris di pasar baik baru maupun bekas.

Kunci - Iksa Menajang

Nah beberapa hal berikut ini yang membuat saya menggunakan kamera Nikon D90 dan tetap menggunakan sampai periode waktu yang lama meskipun keluar banyak seri kamera lain.

# Bisa gunakan lensa AF-D

Ya, ini seri amatiran pertama DSLR Nikon yang bisa gunakan lensa-lensa auto fokus lama, yakni seri AF-D, yang relatif murah dibanding AF-S. Performa lensa-lensa ini juga bantak yang sudah teruji bertahun-tahun, juga banyak di pasar lensa bekas juga. Selain itu juga metering masih jalan untuk seri lensa yang lebih tua lagi, yaitu seri AI dan AIs. Saya bahkan bisa menggunakan lensa auto fokus Tamron 28-300 yang dibeli sejak jaman menggunakan SLR Nikon seri F.

Saat dibeli fitur ini hanya ada pada kamera profesional, sekelas Nikon D300, D700 ke atas. Eh iya ini juga masih tetap sampai sekarang lho, hanya kamera profesional dan semi-profesional saja yang bisa. Untuk seri pemula Nikon D3x00 dan D5x00 wajib pakai lensa AF-S karena tidak ada motor penggerak lensa di body.

Pintu

# Teknologi masih relevan

Meskipun dari sisi Megapixel relatif rendah dibanding DSLR ataupun mirrorless saat ini, namun berbagai kemampuan fotografi yang ada masih tetap relevan untuk saat ini. Sensor dan autofokus tidak menghalangi proses kreatifitas sehari-hari.

Juga dengan adanya live view, sudah sangat membantu meski akibatnya boros baterai. Ini fitur penentu juga saat akan membeli waktu itu. [Saat ini sih live view sudah fitur wajib pada kamera, apalagi pada mirrorless yang Viewfinder malahan optional.]

Bapak yang pede tapi ramah (D90+17-50/2.8 @iso200, f2.8, 1/250)

Bapak yang pede tapi ramah (D90+17-50/2.8 @iso200, f2.8, 1/250)

# Fisik tahan banting

Body kamera sebagian menggunakan magnesium alloy, menjadikan Nikon D90 berbody semi-pro. Kalau pro konon full body menggunakan magnesium alloy. Memang tidak di klaim weather sealed seperti body pro. Tapi pengalaman pribadi kalau cuma hujan kecil tidak masalah. Ke pantai, hutan dan jalan-jalan naik motor aman saja.

Juga seorang travel journalist tulen bahkan membawa Nikon D90 bertualang keliling Afganistan yang penuh debu sampai ke puncak es segala, tidak menemui masalah tuh.

segelas air es siap diminum ... segarnya

segelas air es siap diminum … segarnya

# Harga relatif murah

Nah untuk level pemula yang tidak mementingkan video terlalu bagus, masih konsentrasi penuh pada memotret, dari sisi harga rasanya Nikon D90 adalah DSLR yang sangat memadai. Memang dibanding seri yang lebih baru seperti Nikon D7000/7100 kalah fitur, tetapi harganya juga berbeda lumayan.

Kalau mau lebih murah bisa cari yang bekas tapi masih baik. Dipasangkan dengan lensa AF-D 50mm/1.8 sangat ideal.

Kamera ini sangat saya anjurkan untuk pemula yang mau menggunakan DSLR Nikon. Tentu saja bisa untuk penggunaan profesional dalam liputan-liputan.

Search Nikon D90 di blog ini

Foto pohon di halaman Istana Bogor saat Bogor Photo Walk. (D90 + 17-50mm/2.8+variND filter VC @iso200,f11,1/10)

Foto pohon di halaman Istana Bogor saat Bogor Photo Walk. (D90 + 17-50mm/2.8+variND filter VC @iso200,f11,1/10)

Lihat juga:

Standard