Man And Boat

This is what he do every morning.

Rowing his boat around the lake.

Checking what nature has brought him,

As the night pass by.

A smile is always on his face.

Nature is his friend.

[Rawa Pening 2013]

Nature

Man And His Boat

Image

Glass - Iksa Menajang

Looking at lights

Passing through glass

Always keep me amazed

… Looking for the colors

… Looking for the distortions

… Looking for unusual sights

But do remember

Glass is fragile

And need to be clean.

[Jakarta 2014 .. On my way to Ujung Genteng]

See also:

 

 

Macro / Close-Up

Fragile But Beatiful

Image

Situ Gunung HDR - Iksa Menajang

Again

Staring at the beauty

Of the morning sun

Rays of light through the trees

Water vapor from the lake

The empty boat

Is a strange equation

In a place to enjoy scenery.

[Situ Gunung Adventures 2013]

This is another HDR photo, from 9 frames with base exposure of ISO 100, f/11, 1/180 @14mm (+/- 4 x @1stop).

.

Teknis Fotografi

Foto ini dibuat HDR dari 9 frame dengan base exposure ISO 100, f/11, 1/180 @14mm (+/- 4 x @1stop).

  1. Pemotretan menggunakan tripod.
  2. Bracketing diset auto bracketing 9 frame mulai dari normal, 4 under, 4 over
  3. Menggunakan remote wireless.
  4. Fokus menggunakan fasilitas live-view, kemudian dimanualkan.
  5. Eksposure disetel manual berdasarkan light meter kamera.

Sebagaimana kesulitan pada foto-foto sejenis, disini masalah pada matahari yang persis berhadapan dengan lensa/kamera dan masuk ke dalam frame foto sebagai salah satu objek. Bahkan ada refleksi matahari di danau juga.

Proses pengeditan menggunakan Photomatix Pro, Photoshop CC dan Lightroom 5.

  1. Kesembilan bracket diekspor ke Photomatix dari Lightroom, menggunakan file RAW/NEF tanpa olahan.
  2. Dalam Photomatix dicari padanan yang cocok. Dari alternatif yang ada untuk foto ini saya cenderung untuk menggunakan Contrast Optimizer Tone Mapping ataupun Detail Enhancer Tone Mapping. Setelah mencoba lebih detail pada berbagai pilihan slidernya, saya memilih untuk menggunakan Detail Enhancer, untuk mendapat keseimbangan antara langit, matahari dan perahu; juga pada bagian hutan.
  3. Satu hal yang tertinggal dalam proses adalah deghosting, karena foto menggunakan tripod, ternyata kan bagian perahu bisa bergerak karena bersandar pada air.
  4. Setelah selesai proses HDR maka file dibuka di Photoshop untuk tambahan sharpening dan sedikit penyesuaian.
  5. Usai dari Photoshop penyesuaian akhir pada Lightroom meliputi profil lensa yang digunakan, exposure akhir sebelum di ekspor sebagai file JPG untuk penggunaan di web.

Silahkan baca lebih lanjut mengenai HDR pada halaman ini dan pada hasil pencarian HDR di blog ini.

Juga lihat:

HDR

An Empty Boat At The Lake – Another Simple HDR

Another example of HDR photo and how to take the photos. Since HDR photo is not something done instaneously then preparation and thinking must accompany its making. Processing is done with Detail Enhancer Tone Mapping dan finishing in Photoshop. Base exposure of ISO 100, f/11, 1/180 @14mm.

Image
Uncategorized

My Reflections: The Year 2013 In This Blog

The year of 2013 is going to pass soon. The clock is ticking, and as this post is in writing it is less than 45 hours away from entering 2014 in my timezone. It is time to see what has been done this year.

This slideshow requires JavaScript.

2012 was closed with a posting of The Borobudur Temple (Edge Of 2012), and this year end we still have another posting from Borobudur near the end of the year. But posting in the blog did not begin until mid of February, and it started with this post of Railway Station In Cirebon dated 11-02-2013, a sunset photo. Then posts start flowing again on and off, during the time. Until 21 August 2013 when the blog achieved 300 posting since the first post in 03 September 2009, a long 4 years off posting as and when possible. But as of today already achieved 432 posts in the blog, meaning that the last few months has been quite productive. [Note: this blog contributes more than 430 posts from the agregate 1000+ posts accumulated from all of my blogs active and inactive ones, see the agregator here >> Makan Lagi .. all free blogs from wordpress except for one]

On language, up to October my posts in the blog was in Bahasa Indonesia (Indonesian Language), but started with this Sunrise photo on 17 October 2013 I started posting in English, mixing both language at times. I only posted in Indonesian for sharing photography techniques and details, since I am sure there has been an abundance of writing in English on photography. This is another learning for me, as I live in a non English speaking community, and not working in an English speaking community as well.

This slideshow requires JavaScript.

This year of 2013 also marked my learning in HDR Technique in photography, and I write quite a lot of the learning process in my HDR posts. You can read from the Pages regarding HDR or from posts on HDR category/tag search.  Another one learned this year is the Lightpainting technique, but frankly it is difficult to do outdoors around the city where I lived, so not much is posted and discussed. Other techniques such as slow exposure, long exposure, macro/close-up, photography, is already common so normally it is not much discussed even though quite regularly posted.

On post processing, all these years I only use Lightroom for post processing my photos. But the need for advancement required me to learn other post processing skills, such as with Photoshop. And fortunately this is much helped by the availability of single aplication subscription at Adobe Cloud, which made Photoshop CC affordable; and even cheaper for the Photography bundle which have Lightroom 5 + Photoshop CC with very low monthly subscription. Click for the tag Photoshop CC.

This slideshow requires JavaScript.

One more important thing regarding this blog is as of 19 November 2013, I decided it is time to use the domain upgrade option from WordPress, so the blog is official iksamenajang.com and not iksamenajang.wordpress.com anymore. Another yearly payment to make, but with wordpress everything is smooth and easy and not as difficult as self hosting option.

So this is 2013 on http://iksamenajang.com/ a blog focusing on photography words that goes with it ….

This slideshow requires JavaScript.

Thank you so much to all who follows this blog, and to all reader, commentator, and those who liked my posts … This year has been great, and I am sure we will have a better year in 2014 ….

Standard

Nature Leaf - Iksa Menajang

May your life be colorful

As nature provided

Also be magnificent, shimmering and Joyful,

As the magic of Christmas spreads on all of you

Merry Christmas.

.

Nature

A Christmas Wish For All

Image

Situ Gunung HDR - Iksa Menajan

R O L

Ray Of Light

Simple when it is seen

But not too easy to explain

Just take the opportunity

To take photos of it

When you encounter one.

[Water Adventures 2013]

.

Sama dengan sebelumnya, foto HDR ini diambil dari 9 frame yang berbeda. Dengan catatan kali ini menggunakan focal length 14mm, sehingga bidang foto menjadi sangat luas, baik air, langit maupun daratan. Oleh sebab itu saya sajikan dalam postingan ini foto dalam versi utuh sesuai hasil kamera dan yang sudah di crop panoramic (ratio 2.39:1)

Proses HDR menggunakan Contrast Optimizer dari Photomatix Pro, tetap dari 9 frame (normal +/- 4 @1 stop) foto pagi hari di Situ Gunung. Foto yang digunakan sebagai dasar memiliki exposure sebagai berikut: ISO 100, f/11, 1/180 @14mm dari lensa 14-24mm, kamera full-frame dengan file RAW. Beberapa alasan pemilihan:

  • Zoom pada 14mm untuk mendapatkan bidang air dan langit yang luas, juga daratan yang panjang. Ini dapat digunakan untuk latihan mengurangi objek yang tidak penting dalam foto. Tapi bahasannya akan kita lakukan lain kali pada kesempatan yang lebih baik.
  • Bukaan rana pada f/11 merupakan sisi aman kamera yang digunakan, mencoba menghindari difraksi pada bukaan lebih kecil. Berdasarkan berbagai review yang dibaca, pada f/11 ini sudah merupakan batas maksimum untuk kamera yang digunakan, mungkin pada kamera lain bisa menggunakan f/11 dengan aman tanpa khawatir difraksi.
  • Jumlah frame tanpa alasan khusus, namun ini merupakan maksimum jumlah bracketing HDR secara otomatis dalam kamera yang digunakan.
  • ISO cukup menggunakan base ISO dari kamera, dalam hal ini ISO 100.
  • Kecepatan rana mengikuti metering kamera.
  • File RAW untuk memudahkan proses lanjutan.

Karena memotret untuk HDR umumnya tidakdilakukan secara reaktif, maka diperlukan beberapa pertimbangan misalnya dynamic range pada area yang akan difoto, mencari tempat yang bisa memotret dengan stabil dll. Sedikit catatan pengambilan foto:

  1. Menggunakan tripod dan ballhead yang kokoh, karena jangka pemotretan dapat mencapai waktu beberapa detik dalam frame tertentu.
  2. Menggunakan L-bracket agar mudah merubah orientasi kamera dari portrait ke landscape dan sebaliknya tanpa merubah posisi ballhead pada tripod.
  3. Menggunakan fasilitas auto bracketing, sebanyak 9 bracket (normal, +/- 4 x @1 stop).
  4. Menggunakan wireless remote sebagai triggeruntuk memastikan kamera sudah dalam keadaan stabil saat pemotretan.
  5. Memanfaatkan live view untuk mendapatkan fokus, setelah itu fokus dimanualkan agar tidak berubah.
  6. Basic exposure didasarkan pada hasil metering, pengaturan exposure secara manual.

Pengolahan foto menggunakan Photomatix Pro untuk mendapatkan HDR dengan proses Contrast Optimizer Tonemapping.  Pada dasarnya dua slider utama di usahakan maksimum: Strength dan Tone Compression; sedangkan lainnya dioptimumkan sesuai hasil yang dikehendaki. Selanjutnya finishing pada Photoshop.

Silahkan baca lebih lanjut mengenai HDR pada halaman ini dan pada hasil pencarian HDR di blog ini.

Situ Gunung HDR - Iksa Menajang

Belajar Fotografi, HDR

Ray Of Light At The Lake, Another Situ Gunung HDR

Another example of HDR photo and how to take the photos. Since HDR photo is not something done instaneously then preparation and thinking must accompany its making. Processing is done with Contrast Optimizer Tone Mapping dan finishing in Photoshop.

Image

Situ Gunung - Iksa Menajang

Echoes from

The morning calls of monkey

The chirping of the birds

In harmony with

Quietness of the lake

The magical forest surrounding

Sun is comfortably out from behind the mountain

That is a fine morning at the lake,

Situ Gunung Nature Conservacy

[Water Adventures 2013]

.

Kembali berlatih dengan HDR menggunakan Contrast Optimizer dari Photomatix Pro, kali ini dari 9 frame (normal +/- 4 @1 stop) foto pagi hari di Situ Gunung. Foto yang digunakan sebagai dasar memiliki exposure sebagai berikut: ISO 100, f/11, 1/90 @24mm dari lensa 14-24mm, kamera full-frame dengan file RAW. Beberapa alasan pemilihan:

  • Zoom pada 24mm untuk mengurangi bidang air atau langit yang terlalu luas.
  • Bukaan rana pada f/11 merupakan sisi aman kamera yang digunakan, mencoba menghindari difraksi pada bukaan lebih kecil.
  • Jumlah frame tanpa alasan khusus, namun ini merupakan maksimum jumlah bracketing HDR secara otomatis dalam kamera yang digunakan.
  • ISO cukup menggunakan base ISO dari kamera, dalam hal ini ISO 100
  • Kecepatan rana mengikuti metering kamera.
  • File RAW untuk memudahkan proses lanjutan.

Memotret untuk HDR umumnya tidak bisa dilakukan secara reaktif, namun demikian memerlukan beberapa pertimbangan misalnya dynamic range pada area yang akan difoto, mencari tempat yang bisa memotret dengan stabil dll. Sedikit catatan pengambilan foto:

  1. Menggunakan tripod dan ballhead yang kokoh, karena jangka pemotretan dapat mencapai waktu beberapa detik dalam frame tertentu.
  2. Menggunakan L-bracket agar mudah merubah orientasi kamera dari portrait ke landscape dan sebaliknya tanpa merubah posisi ballhead pada tripod.
  3. Menggunakan fasilitas auto bracketing, sebanyak 9 bracket (normal, +/- 4 x @1 stop).
  4. Menggunakan wireless remote sebagai triggeruntuk memastikan kamera sudah dalam keadaan stabil saat pemotretan.
  5. Memanfaatkan live view untuk mendapatkan fokus, setelah itu fokus dimanualkan agar tidak berubah.
  6. Basic exposure didasarkan pada hasil metering, pengaturan exposure secara manual.

Pengolahan foto menggunakan Photomatix Pro untuk mendapatkan HDR dengan proses Contrast Optimizer Tonemapping.  Pada dasarnya dua slider utama di usahakan maksimum: Strength dan Tone Compression; sedangkan lainnya dioptimumkan sesuai hasil yang dikehendaki. Selanjutnya finishing pada Photoshop.

Silahkan baca lebih lanjut mengenai HDR pada halaman ini dan pada hasil pencarian HDR di blog ini.

HDR, Landscape

A Quiet Morning At The Lake, Situ Gunung In HDR

Image